Cara Menjaga Keamanan Akun Email

menjaga keamanan akun email“Aduh, akun emailku kena hack.” Mungkin anda sudah pernah menjumpai teman atau saudara yang mengeluh seperti itu. Atau mungkin anda sudah pernah mengalaminya sendiri. Tiba-tiba saja, anda tidak bisa masuk/login ke akun email anda. Sebenarnya, persentase akun email yang aksesnya benar-benar diambil alih oleh hacker (seorang hacker secara khusus berusaha untuk mengambil alih akses satu akun) relatif kecil. Yang sering terjadi adalah pemilik akun email tanpa sadar memberikan akses kepada semacam malware yang bermaksud mencuri data pribadi mereka. Jadi ada email yang masuk, yang di dalamnya ada link atau attachment, yang kalau di click akan menanamkan malware tersebut. Ini lah yang nantinya akan membocorkan data login serta seringkali data-data lainnya.

Untuk menjaga keamanan akun email anda, sebaiknya anda jangan meng-klik link atau mendownload attachment di dalam email yang aneh, bahkan jika email tersebut terkirim dari akun email orang yang anda kenal sekalipun. Ada banyak kasus dimana alamat email diambil alih oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, kemudian digunakan untuk menyebarkan malware ke semua kontak yang ada di address book nya. Anda tidak perlu khawatir karena membedakan email biasa dengan email seperti ini sangat mudah. Biasanya, email yang menyebarkan malware isinya meracau tidak jelas. Entah isinya sangat pendek, atau membahas hal yang random dan tidak anda pahami.

Saat anda membuat email, biasanya anda akan diminta alamat email anda yang sebelumnya, serta nomor handphone. Pastikan anda mengisi semua dengan akurat karena alamat email dan nomor handphone tadi akan sangat membantu anda untuk mendapatkan akses ke email anda, seandainya alamat email anda terkena hack atau aksesnya diambil alih oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Biasanya, anda akan dapat me-reset password anda, dengan link yang dikirimkan ke email secondary, atau dengan kode tertentu yang dikirimkan ke nomor handphone anda. Penyedia email memiliki prosedur reset password yang berbeda-beda. Tapi, semuanya cukup mudah untuk diikuti jadi anda tidak perlu khawatir.

Selain beberapa hal di atas, untuk menjaga keamanan akun email anda, pada beberapa penyedia layanan email, anda harus login secara rutin. Menurut pengalaman pribadi saya, ada beberapa penyedia email yang secara otomatis menghapus alamat email yang sudah tidak pernah dibuka selama beberapa bulan atau beberapa tahun. Yang menjadi masalah adalah, ada penyedia email yang kemudian membuat alamat-alamat email yang sudah terhapus menjadi available bagi pengguna baru. Saya pernah membuat alamat email baru di Yahoo, dan setelah beberapa hari banyak email dari Facebook yang masuk, padahal saya tidak pernah menggunakannya untuk Facebook. Setelah saya cek, ternyata alamat email tadi sebelumnya punya orang lain, dan orang lain itu tadi menggunakannya untuk mendaftar di Facebook.

Sekian tips untuk menjaga keamanan akun email. Semoga bermanfaat.